Laporan Genetika - Identifikasi Drosophilla Sp

IDENTIFIKASI DROSOPHILLA



Abstrak
Pada praktikum kali ini adalah berjudul “Identifikasi Drosofhila sp’’ , ada beberapa macam jenis lalat buah, di indonesi terdapat mencapai lebih dari 500 jenis/spesies. Untuk mendeterminasi Drosophila dapat menggunakan hewan jantan karna hewan betina dari anak marga (sub genus) Sophopora sering kali tidak dapat dibedakan antara satu jenis dengan jenis yang lain. Praktikum ini dilaksanakan pada tanggal 10 desember 2012 bertempat di laboratorium pmipa universitas jambi


Kata Kunci : Identifikasi, Drosophila sp, Indonesia, Praktikum, Laporan


PENDAHULUAN

Drosophila sp merupakan hewan yang bersayap,dan berukuran kecil.Maka dari itu pengamatan morfologi hewan ini bisa dengan menggunakan alat Bantu seperti LUV ataupun kaca pembesar.Genus Drosophila mempunyai banyak species.Species yang paling banyak dan tersebar luas adalah Drosophilla sp,Selama musim panas species ini terdapat di semua bagian dunia yang biasanya mengerumuni buah-buahan yang ranum.

Drosophila memiliki cirri morfologi yang berdeba antara jantan dan betinanya.Pada Drosophila jantan Memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil bila dibandingkan dengan yang betina.Memiliki 3 ruas dibagian abdomennya dan memiliki sisir kelamin.Sedangkan pada yang betina ukuran relative lebih besar,memiliki 6 ruas pada bagian abdomen dan tidak memiliki sisir kelamin (Soemartomo,1979:79).

Pada Drosophila jantan dan betina dapat mudah dipisahkan dalam bentuk segmen-segmen abdomen. Abdomen betina mempunyai ujung meruncing dan pola garis-garis yang berbeda dari pada abdomen jantan.Kelamin lalat ditentukan sebagian oleh kromosom X yang dimiliki individu.Nor,alnya lalat betina akan memiliki 2 kromosom X.Sedangkan lalat jantan hanya memiliki 1 kromosom X ditambah 1 Y heterokromatik.Pada lalat buah kromosom Y tidak memiliki peranan penting dalam penentuan jenis kelamin.PAda kromosom Drosophilla hanya sedikit gen aktif (Goodenough,1984:57).

Pada Drosophila sp cirri-ciri suatu mutan dinyatakan oleh gabungan dari satu atau beberapa huruf dan angka,sesuai dengan nama dan symbol yang pertama kali ditemukan oleh penemunya kepada mutan tersebut.Sedabgkan lalat yang berfenotip normal dibert tanda +.Cara ini sedah dianut sejak Morgan mulai penelitian dengan hewan ini. Untuk sifat yang bersifat dominant cirri tersebut ditulis dengan huruf besar sebaliknya jika resesif akan ditulis dengan huruf kecil.Pada gen yang mempunyai banyak ale lama alel yang diketemuakn ditandai dengan angga dan huruf yang ditulis agak ke atas.Perhatika benar-banar bahwa setiap kode berlaku untuk satu gen saja.Dengan demikian apabila ada lebih dari satu gen yang tidak normal,maka individu tersebuat dapat memiliki lebih dari satu symbol.Walau demikan jarang sekali satu bahkan dua mutan dengan lebih dari 5 gen yang tidak normal.

Pada Drosophila lalat jantan dapat dengan midah dibedakan dari lalat betina dengan melihat kaki depannya,alat kelaminnya dan ujung abdomennya maupun bentuk abdomennya.Pada kaki depan hewan jantan pada tarsal keduanya terdapat sekelompok rambut yang agak tepat tersusun seperti sisir yang disebut sisirkelamin Sex comn. Selain itu hewan jantan berukuran lebih kecil mempunya ujung abdomen yang tumpul dan berwarna hitam.Jumlah segmen hewan jantan hanya 7 buah karna segmen terakhirnya bersatu.

Pada Drosophilla diremuka 4 pasang kromosom.Pada lalat jantan dan lalat betina umumnya adalah sama,tetapi ada sedikit perbedaan yaitu pada salah satu kromosom jantan terdapat lengkungan seperti mata pancing (Sepoetro,1975:113).


TUJUAN

Melakukan identifikasi Drosophila sp, serta dapat membedakan spesies jantan dengan spesies betina yang dilihat dari struktur morfologinya

BAHAN DAN METODE

Pada praktikum ini yaitu Identifikasi Drosophila sp, demikian alat dan bahan yang digunakan antara lain : Mikroskop, objek glass, cover glass, alat tulis, penggaris, kamera, dan biakan Drosophila sp.

Metode pada saat melakukan identifikasi yang pertama di bius drosophila di dalam biakan dengan menggunakan kapas yang telah di bubuhi alcohol 70-90 % ,kapas tersebut di tutup kan ke mulut gelas ,tunggu hingga lalat buah mati, kemudian ambil lalat buah satu ekor , lalu di amati di bawah mikroskop


HASIL PEMBAHASAN
Ujung abdomen tidak meruncing/ tumpul pada Drosophila sp jantan, Ujung abdomen meruncing pada Drosophila sp betina.


Kunci determinasi

Drosophila jantan Memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil bila dibandingkan dengan yang betina. Memiliki 3 ruas dibagian abdomennya dan memiliki sisir kelamin. Sedangkan pada yang betina ditemukan 6 ruas abdomen dan tidak ditemukan sisir kelamin. Jumlah segmen hewan jantan hanya 7 buah karna segmen terakhirnya bersatu.

Ciri-ciri yang terlihat pada pengamatan ini antara lain memiliki bentuk tubuh Bulat, pendek dan berukuran kecil, Memiliki sisir kelamin, Sayap yang transparan dan ukuran nya pendek. Abdomen terdapat 3 ruas, bagian dorsal terdapat garis-garis berwarna hitam, serta ujung abdomennya pendek dan tumpul. Terdapat mata oceli yang ukuranya jauh lebih kecil dari mata majemuk berada pada bagian atas kepala, di atas diantara mata dua mata majemuk, berbentuk bulat terlihat sungut yang berbentuk tidak runcing dan bercabang- cabang,

Hal ini sesuai dengan literature bahwa Drosophila sp memiliki cirri morfologi yang berdeba antara jantan dan betinanya. Pada Drosophila jantan Memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil bila dibandingkan dengan yang betina. Memiliki 3 ruas dibagian abdomennya dan memiliki sisir kelamin. Sedangkan pada yang betina ukuran relative lebih besar, memiliki 6 ruas pada bagian abdomen dan tidak memiliki sisir kelamin (Soemartomo,1979: 79).

Menurut (Goodenough,1984:57). Pada Drosophila jantan dan betina dapat mudah dipisahkan dalam bentuk segmen-segmen abdomen. Abdomen betina mempunyai ujung meruncing dan pola garis-garis yang berbeda dari pada abdomen jantan.Kelamin lalat ditentukan sebagian oleh kromosom X yang dimiliki individu.Nor,alnya lalat betina akan memiliki 2 kromosom X.Sedangkan lalat jantan hanya memiliki 1 kromosom X ditambah 1 Y heterokromatik.Pada lalat buah kromosom Y tidak memiliki peranan penting dalam penentuan jenis kelamin.PAda kromosom Drosophilla hanya sedikit gen aktif.



KESIMPULAN

Dari hasil pembahasan serta literature yang terdapat diatas dapat disimpulkan bahwa perbedaan antara drosophilla jantan dan betina dapat dilihat dengan mengamati ukuran tubuh, jumlah ruas dan sisir kelamin.

Pada Drosophilla jantan betuk dan ukuran tubuh relative lebih kecil dibandingkan dengan Drosophilla betina serta jumlah ruas pada Drosophilla jantan hanya memiliki 3 ruas sedangkan pada betina memiliki 6 ruas pada bagian abdomennya .Drosophilla jantan memiliki sisir kelamin yang berguna untuk membantu kopulasi sedangkan pada Drosophilla betina tidak memiliki sisir kelamin



DAFTAR PUSTAKA

Klik DISINI untuk melihat Daftar Pustaka
Previous
Next Post »